Home

Rabu, 16 Maret 2011

Hati ke Hati

Hari ini gue lagi buka-buka daftar temen gue di FB. Dan gue berhenti pada nama Farid Ardian. Dia seorang announcer disebuah radio di Jakarta dan salah satu karyawan disebuah pertelevisian. Gak nyangka, apa yang dia tulis dalam note-nya itu beberapa ada yang mengena sama gue. Salah satunya adalah ini.

Maaf.
Untuk apa?
Aku mungkin menyakitimu.
Sedikit. Tapi kenapa harus minta maaf?
Kau memintaku jadi pacarmu. Dan aku bilang tidak.
Terus kenapa minta maaf?
Tidakkah kau terluka? Akan penolakanku?
Aku tidak mau kau minta maaf. Kau tidak salah.
Tapi aku membuatmu sedih.
Resiko.
Tapi aku tetap merasa perlu meminta maaf.
Tak perlu. Aku memilih menikmati rasa ini.
Mengapa?
Karena ini indah. Karena kamu indah. Seandainya kamu tau apa artinya kamu.
Apa?
Kau justru yang membuat hati ini hangat. Jadi janganlah meminta maaf.
Jadi aku harus bagaimana?
Tak pernah sedetikpun ku menyesal pernah merasakan ini. Dan tidak sekatapun aku menyesal mengatakan sayang padamu. Tak perlu minta maaf. Nikmatilah.


Mungkin benar, bahwa cinta tidak perlu meminta ma'af. Just enjoy it even it's hurt for you. Because love it's amazing thing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar